Pelaksanaan Perekrutan CPNS 2013 Dilematis

PrintFriendlyShare
Sponsored Link

Info CPNS 2013 | Pelaksanaan perekrutan CPNS 2013 menjadi agak dilematis. Jika dilaksanakan di daerah maka akan memicu praktek kecurangan, sedang jika terpusat maka anggaran Kementerian PAN-RB tidak mencukupi.

Pada awalnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) berencana untuk mengalihkan pelaksanaan tes CPNS di daerah, namun pihak Pemerintah daerah tidak begitu saja sepakat.

Ada sejumlah daerah seperti Kota Palopo yang menolak bila pelaksanaan tes seleksi CPNS tidak dilakukan di pusat (Jakarta).

“Memang ada beberapa daerah yang menolak bila tes CPNS dilakukan di daerah. Mereka meminta tesnya di Jakarta saja. Contohnya Palopo, wakil walikotanya langsung datang ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) menolak kalau tes CPNSnya di daerah,” kata Kabag Humas BKN Tumpak Hutabarat yang dihubungi, Senin (25/3).

Keinginan daerah-daerah agar tes CPNS dilakukan terpusat bukan tanpa alasan kuat. Menurut Tumpak, mereka beralasan banyak kasus kecurangan yang terjadi di daerah dalam proses tes CPNS.

Mulai dari meluluskan orang titipan, saudara, bahkan karena suap. “Pejabat daerah ini menilai, lebih adil apabila ujian dilaksanakan di pusat untuk meminimalisir kecurangan,” ucapnya.

Sebelumnya MenPAN-RB Azwar Abubakar dalam berbagai kesempatan mengungkapkan, untuk pelaksanaan tes CPNS tahun ini akan dilaksanakan oleh daerah dengan penanggung jawab gubernur.

Cara ini dilakukan karena keterbatasan anggaran KemenPAN-RB. Di samping menjaga otonomisasi daerah.

Meski pelaksanaannya di daerah, namun untuk materi ujian tetap disusun oleh konsorsium Perguruan Tinggi Negeri. Demikian juga hasil tes nanti, harus ditembuskan kepada MenPAN-RB dan kepala BKN.

Hal tersebut untuk mengurangi terjadinya kecurangan misalnya menukar nama peserta yang lulus dengan yang tidak lulus.

sumber : Pelaksanaan Perekrutan CPNS 2013

PrintFriendlyShare
Under Topics: dilema cpns 2013, pelaksanaan cpns 2013,